Desa
rowosari adalah salah satu desa yang berada dalam wilayah kecamatan limpung.
Desa Rowosari yang terdiri dari 4 dukuh
dan rata-rata setiap dukuh memiliki berbagai umkm. Ada pun beberapa umkm yang
dimiliki desa tersebut dijadikan pula sebagai mata pencaharian masyarakat
setempat atau hanya sekedar penghasilan tambahan. Macam-macam umkm yang
dimaksud antara lain yaitu
- Peternakan Lele
Letak peternakan lele yang terbesar
yaitu pada dukuh Paten dan Pencar. Lele-lele tersebut akan di pelihara dari
bibit hingga menjadi lele jumbo setelah itu akan dijual kepada produsen atau
yang sering menjadi pelanggannya, biasanya yang memiliki warung makan yang
letaknya tidak jauh dari desa Rowosari juga.
Didalam pertenakan lele ini, kolamnya di
bagi menjadi sekitar ada 5 kolam. Ikan yang masih menjadi bibit dikelompokan
sesama bibit-bibitnya. Hingga kolam yang berisikan lele jumbo. Kebanyakan
permintaan dari para penjual warung makan yaitu lele yang ukurannya sedang saja
yaitu panjangnya sekitar 36cm. Ukuran tersebut sudah menjadi ukuran yang
standar apabila akan diolah lagi untuk kebutuhan warung makan. Dan tak sedikit
juga yang mengambil dari pertenakan lele ini adalah orang-orang sekitar desa
Rowosari juga.
- Peternakan
Ayam
Peternakan ayam adalah umkm yang dimiliki oleh semua dukuh yang ada di Rowosari. Sehingga peternakan ayam merupakan potensi unggulan yang dimiliki desa tersebut. Peternak biasanya menjual langsung pada pelanggannya, karena peternakan ini adalah milik perseorangan dan biasanya dijual pada luar daerah Rowosari. Ayam-ayam tersebut dijual untuk kebutuhan pasar ataupun rumah makan juga.
Peternakan ini tidak menjual dalam
bentuk ayam olahan, tetapi dari kandang langsung ayam yang masih hidup aakan
dijual langsung pada pedagang ayam lainnya. Namun pada tahun lalu ayam-ayam
dalam peternakan ini pernah terserang penyakit, belum diketahui penyebabnya apa
oleh pemiliknya. Untuk mencegahnya para peternak ayam selalu menjaga kebersihan
dan mengecek hewan ternaknya secara berkala, bila terlihat ada yang beda ayam
tersebut akan dipisahkan dengan hewan ternak lainnya. Sehingga cara tersebut
dapat meminimalisir keadaan yang tidak diinginkkan.
- Masker
Masker adalah potensi yang terbesar yang ada di desa Rowosari yang dijadikan buruh masker sebagai mata peghasilan tambahan di dalam rumah tangganya, terutama bagi para ibu-ibunya. Setiap rumah yang ada di desa Rowosari tak sedikit yang memiliki mesin jahit dan dalam waktu-waktu luangnya membuat masker. Bila kita mengunjungi desa Rowosari akan banyak kita temui ibu-ibunya yang sedang menunggu anaknya disekolah disambi dengan membuat masker di sekolahan tersebut. Sehingga ibu-ibu disini sangat efesien dalam memanfaat waktu.
Sebenarnya buruh masker itu tidak di
berikan target untuk mencapai berapa masker
yang harus dikerjakan dalam sehari. Masker-masker yang dibuat dibedakan menjadi
dua ukuran yaitu ada yang kecil dan ada yang besar juga. Biasanya harga yang
diberikan untuk masker kecil dijual dengan harga Rp.500 dan yang besar sekitar
Rp.800 kepada para distributornya. Jadi yang dibayarkan hanya jasa pembuatan
dari masker tersebut karena setiap buruh masker yang mengambil umkm masker ini
sudah dari pusatnya diberikan lengkap untuk bahan-bahannya. Sehingga yang akan
dihargai hanya jasa dari proses pembuatan masker.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar